Baru Saja Penghargaan Pribadi, Nuno Espirito Santo sebagai Pelatih Valencia Berterimakasih pada Para Pemainnya


  • Valencia - Pelatih Valencia, Nuno Espirito Santo, baru saja mendapatkan penghargaan Pelatih Terbaik La Liga untuk Bulan September. Atas penghargaan pribadi itu, Santo mengucapkan terima kasih pada pemain-pemainnya.

  • Kinerja Santo sebagai pelatih memang patut dipuji. Simak posisi Valencia di klasemen sementara saat ini; Los Che berada di posisi kedua (di bawah Barcelona) dengan raihan 17 poin, hasil dari lima kemenangan dan dua hasil imbang --belum pernah kalah.

  • Terakhir, Valencia sukses membekuk juara bertahan, Atletico Madrid, 3-1 pada akhir pekan kemarin. Hasil tersebut bak jadi penegasan bahwa Santo memang sosok pelatih yang tepat untuk Valencia.

  • "Saya melihat penghargaan ini sebagai pengakuan atas kerja keras yang telah kami lakukan, kerja keras para pemain," ujar Santo seperti dilansir ESPNFC.

  • "Saya ingin berterimakasih kepada para pemain yang sudah bermain, yang berhasil memenangi pertandingan, dan mengerjakan tugas yang saya rasa saya berikan untuk kebaikan tim."

  • "Ini adalah penghargaan untuk tim, untuk staf teknis, dan semua orang di dalam tim," kata pelatih asal Portugal berusia 40 tahun ini.

  • Santo ditunjuk Valencia menjadi pelatih di awal musim ini untuk menggantikan Juan Antonio Pizzi yang dipecat. Santo, yang membawa Rio Ave menjadi runner-up Piala Portugal dan Piala Liga Portugal musim lalu, menandatangani kontrak selama satu musim.

  • Oleh pelatih Atletico, Diego Simeone, kinerja Valencia musim ini betul-betul dipuji. Sebelum timnya dikalahkan 1-3, Simeone menyebut bahwa Valencia telah berkembang menjadi tim yang lebih baik ketimbang musim kemarin dan menjadi lebih berbahaya dalam serangan balik.

  • Tentu, performa Valencia yang lebih baik dari musim lalu itu tidak lepas dari racikan Santo.

Comments

Popular posts from this blog

Penampilan Gareth Bale Membuat Carlo Ancelotti Puas

Karim Benzema Sekarang Bermain Lebih Sempurna Dari Musim Lalu

Liga Europa: ada 6 Tim Yang Menelan Kekalahan di Kandangnya sendiri