Belgia Membobol Gawang Andorra Dengan 6 Gol Tanpa Balas


  • Hobby Bola 88 - Belgia meraih kemenangan telak di Kualifikasi Piala Eropa 2016. Menghadapi Andorra di kandang sendiri, mereka menang dengan skor mencolok 6-0.

  • Pada pertandingan di Stade Roi Baudouin, Brussels, Sabtu (11/10/2014) dinihari WIB, Belgia mendapatkan penalti pada menit ke-31 menyusul pelanggaran Josep Manuel Ayala terhadap Divock Origi. Kevin De Bruyne yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan baik untuk membawa Belgia memimpin 1-0.

  • Cuma berselang tiga menit, Belgia menambah keunggulannya menjadi 2-0. De Bruyne sukses memaksimalkan operan Origi menjadi gol.

  • Gol ketiga Belgia tercipta pada menit ke-37. Nacer Chadli mencatatkan namanya di papan skor setelah tembakannya meneruskan umpan silang Jan Vertonghen bersarang di gawang Andorra.

  • Origi mendapatkan giliran untuk mencetak gol ketika pertandingan memasuki menit ke-58. Sepakan kaki kanannya memaksa kiper Andorra, Ferran Pol, kembali memungut bola dari dalam gawang.

  • Berselang tujuh menit, Dries Mertens membawa Belgia unggul 5-0. Dia menyundul bola hasil umpan silang Toby Alderweireld untuk menaklukkan Pol.

  • Gol pamungkas Belgia tercipta pada menit ke-68. Tembakan Mertens memastikan mereka menang setengah lusin gol atas Andorra.

  • Kemenangan ini menempatkan Belgia di posisi kedua klasemen Grup B dengan tiga poin dari satu laga. Mereka ada di bawah Wales yang punya empat poin dari dua pertandingan. Andorra di posisi terbawah dengan poin nol.

  • Susunan Pemain
  • Belgia: Courtois, Alderweireld, Kompany (Pocognoli 55'), Lombaerts, Vertonghen, Nainggolan, Defour, De Bruyne, Mertens, Chadli (Fellaini 61'), Origi (Lukaku 66')

  • Andorra: Pol, San Nicolas, Garcia, Lima, Maneiro, Ayala, Vales, Rubio (Lorenzo 61'), Vieira, Martinez (Moreno 77'), Riera (Garcia 71')

Comments

Popular posts from this blog

Presiden Inter Milan, Massimo Moratti Mengundurkan Diri dari Jabatannya

Terry: Chelsea Main Lebih Menyerang dan Bertahan dengan Solid

Sir Alex Ferguson di Anggap Turut Bertanggung Jawab, Saat Manchester United Berpenampilan Buruk Musim Lalu