Carlo Ancelotti Mengemukakan Alasannya Meninggalkan PSG


  • Spanyol - Sebelum melatih Real Madrid, Carlo Ancelotti sebenarnya bisa saja bertahan lebih lama di Paris St-Germain. Namun akhirnya dia pergi dan itu karena tuntutan prestasi instan dari sang pemilik.

  • Ancelotti ditunjuk untuk melatih PSG di akhir tahun 2011 menggantikan Antoine Kombouare, di mana saat itu Les Parisiens sedang memimpin klasemen Ligue 1 dan akhirnya harus puas di posisi runner-up di bawah Montpellier.

  • Di musim keduanya barulah Ancelotti bisa membawa PSG berjaya di liga dan itu adalah musim terakhirnya di sana, karena Madrid meminangnya untuk menjadi pelatih sejak awal musim lalu.

  • Keputusan yang disayangkan oleh sebagian pihak mengingat saat itu Ancelotti tengah membangun tim yang solid di PSG. Namun Ancelotti punya alasan tersendiri mengapa ia akhirnya meninggalkan tim itu.

  • Diakui oleh eks pelatih AC Milan dan Chelsea itu, manajemen PSG dalam hal ini bos besarnya Nasser Al Khelaifi sudah mulai menuntun prestasi instant padanya dan tak lagi membangun tim secara bertahap hingga menjadi tangguh.

  • "Di akhir musim keduaku di sana, aku semakin yakin bahwa ada sesuatu yang salah. Kami berada di puncak klasemen, tapi aku merasa ada beberapa hal yang berjalan dengan baik. Di atas itu semua, aku tidak nyaman dengan bos, jadi aku memutuskan untuk pergi," tutur Ancelotti di Marca.

  • "Bos tidak memikirkan soal proyek tim ini dan mulai menuntun prestasi instan. Mereka menjadi tidak sabar, dan PSG butuh pandangan sedikit agak ke depan. Mereka tidak bisa berpikir soal memenangi Liga Champions saat ini. Setiap kami kalah, lalu kami mendapat tekanan," sambungnya.

Comments

Popular posts from this blog

Presiden Inter Milan, Massimo Moratti Mengundurkan Diri dari Jabatannya

Terry: Chelsea Main Lebih Menyerang dan Bertahan dengan Solid

Sir Alex Ferguson di Anggap Turut Bertanggung Jawab, Saat Manchester United Berpenampilan Buruk Musim Lalu