Enrique Disebut Sebagai Entrenador yang Pas untuk Barca


  • Barcelona - Luis Enrique dinilai sebagai sosok yang tepat untuk menangani Barcelona. Selain mempunyai kepemimpinan yang oke, pria 44 tahun itu disebut mampu menyampaikan filosofi klub kepada para pemain.

  • Kepergian Guardiola menjadi kehilangan besar Barcelona. Sebab, pelatih yang kini menangani Bayern Munich itu berhasil membuat Barca meraih sederet trofi, baik di liga domestik ataupun Liga Champions. 

  • Barca pun tak mudah menemukan penggantinya. Asiaten pelatih Tito Vilanova naik 'kelas'. Menangani tim semusim, Vilanovadigantikan orang Argentina Gerardo Martino. Bukannya karena polesannya kurang oke, tapi Vilanova harus berjuang menghadapi kanker yang pada perjalannya wafat pada April 2014. 

  • Martino pun digadang-gadang mampu meneruskan apa yang sudah diraih Guardiola. Apalagi dia dinilai mempunyai filosofi yang sama dengan Barca dengan permainan menyerangnya. Piala Super Spanyol menjadi prestasi pelatih 51 tahun itu. Tapi, rupanya prestasi Braca mentok di sana. Mereka gagal meraih trofi La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions di akhir musim. 

  • Setelah melepas Martino, Barca mempercayakan kursi pelatih kepada Enrique. Sejauh ini, Barca menunjukkan penampilan yang meyakinkan sebagai pemuncak klasemen sementara dengan belum sekalipun kalah dari tujuh laga yang sudah dilakoni. 

  • Mantan pemain Barca Patrick Kluivert menilai Enrique adalah sosok yang pas sebagai pelatih Barca. Sebab, Barcelona bukanlah klub yang asing bagi Enrique yang pernah jadi pemain di sana pada musim 1996-2004. Selain itu, peran Enrique menyelamatkan Celta Vigo dari degradasi dinilai sebagai poin plus. 

  • "Ketika aku di sana Luis Enrique dan Pep Guardiola adalah kapten tim, dengan Pep yang pertama dan Luis kedua. Aku bisa bilang kalau mereka adalah pemimpin dan di masa sekarang sosok pemimpin sangatlah penting," kata Kluivert seperti dikutip Football Espana. 

  • "Luis mempunyai keseimbangan tim yang terpatri dalam kepribadian dan mental dia. Dia melakukan pekerjaan yang hebat di Celta Vigo sebelum ke Barca tapi yang terpenting adalah dia memahami klub ini, apa yang dibutuhkan dan bisa menyampaikan filosofi tim kepada para pemain.

  • "Sangat esensial untuk bisa meneruskan apa yang diinginkan klub. Kamu tak perlu mengajari bagaimana bermain bola tapi harus membuat mereka bsia bermain dalam sistem," beber eks pemain tim nasional Belanda itu.

Comments

Popular posts from this blog

Presiden Inter Milan, Massimo Moratti Mengundurkan Diri dari Jabatannya

Terry: Chelsea Main Lebih Menyerang dan Bertahan dengan Solid

Sir Alex Ferguson di Anggap Turut Bertanggung Jawab, Saat Manchester United Berpenampilan Buruk Musim Lalu