Italia Menang Tipis Lagi Atas Malta 1-0, Gelandang Marco Verratti Mengatakan Tim Italia Masih Butuh Waktu
- Hobby Bola 88 - Italia hanya menang tipis 1-0 atas Malta di Kualifikasi Piala Eropa 2016, setelah sebelumnya mengatasi Azerbaijan 2-1. Gelandang Marco Verratti menyebut Gli Azzurri butuh waktu untuk tampil lebih oke.
- Bertandang ke Malta, Selasa (14/10/2014) dinihari WIB, Italia sukses pulang dengan angka penuh lewat gol tunggal Graziano Pelle. Ini jadi kemenangan ketiga beruntun anak asuh Antonio Conte dari tiga pertandingan Kualifikasi Piala Eropa 2016.
- Meski memenangi tiga pertandingan pertamanya dan mengemas nilai sempurna sembilan -- hanya kalah selisih gol dari Kroasia di puncak klasemen Grup H--, Italia tetap disorot. Dua kemenangan terakhir yang diraih dengan skor tipis dinilai tak cukup meyakinkan.
- Dalam laga kontra Malta misalnya, jika ditilik dari statistiknya, Italia sangat dominan. Unggul penguasaan bola 76%-24% dan melepaskan 19 upaya dengan lima mengarah ke sasaran, sementara tiga membentur tiang.
- Sedangkan lawannya cuma punya lima percobaan di mana hanya satu yang tepat target. Akan tetapi, dari menonjolnya permainan Verratti dkk. ini, hanya satu gol yang berhasil diciptakan.
- Verrati mengakui permainan Italia masih bisa diperbaiki lagi, tapi menurutnya rentetan hasil positif layak diapresiasi karena jadi bekal bagus ke depannya. Fakta bahwa Conte baru melatih dua bulan terakhir dan menjalani empat laga tak bisa dikesampingkan.
- "Kami berada di puncak klasemen grup setelah tiga pertandingan, jadi sekarang bisa bekerja dengan lebih rileks. Kami baru bekerja dengan pelatih dalam empat pertandingan secara keseluruhan, jadi butuh waktu untuk memahami gaya sepakbolanya," sahut Verratti kepada Rai Sport.
- "Poin-poin tersebut penting dalam sepakbola, kami tahu kami harus berkembang, tapi kami bisa meraih kepercayaan diri dari kemenangan-kemenangan ini."
- "Kami tentu saja ingin menampilkan performa yang lebih baik, tapi sekarang ini tidak ada pertandingan yang mudah. Kroasia memang menang 6-0, tapi Belanda kalah 0-2 dari Islandia dan Spanyol ditundukkan Slovakia. Di Italia, kami sudah biasa dikritik, jadi kami menerimanya dan beranjak maju," demikian gelandang muda Paris Saint-Germain ini dilansir Football Italia.

Comments
Post a Comment