Spesialis Runner-up, Jepang Bidik Piala Dunia dari 'Grup Neraka'


  • Jepang - Punya reputasi sebagai tim yang paling rajin ke final Piala Asia U-19 tanpa pernah juara, Jepang kini membidik semifinal sebagai target minimal. Tapi mereka tahu itu takkan mudah karena berada di 'Grup Neraka'.

  • Dalam sejarah perhelatan AFC Cup U-19, Jepang sudah enam kali ke final dan kemudian kalah dari tim pemenang, yang mana sekaligus membuat tim 'Negeri Sakura' itu menjadi kubu yang paling sering jadi runner-up.

  • Belum ketahuan apa Jepang akan memperpanjang rentetan itu, mencatat sejarah dengan menjadi juara untuk kali pertama, atau malah kandas duluan. Tapi yang pasti mereka datang ke Myanmar pada edisi gelaran tahun 2014 ini dengan misi untuk menembus empat besar sebagai hasil minimal.

  • Hal itu berkaitan erat dengan fakta bahwa tim empat besar di gelaran Piala Asia U-19 2014 akan mendapat tiket lolos otomatis ke Piala Dunia U-20 2015. Mengingat bahwa Jepang belum lagi bisa tampil di Piala Asia U-20 sejak Kanada 2007--absen di Mesir 2009, Kolombia 2011, dan Turki 2013--target itu pun menjadi hal yang krusial.

  • "Kami sudah absen di tiga gelaran terakhir Piala Dunia U-20, jadi sangatlah penting kali ini kami bisa meraih tiket Piala Dunia," tegas Pelatih Jepang Masakuzu Suzuki di situs resmi turnamen.

  • "Kami sudah bermain dengan beraneka-ragam turnamen sepanjang tahun untuk mempersiapkan diri buat turnamen ini. Ajang ini penting bukan cuma buat tim kami tapi juga Asosiasi Sepakbola Jepang secara keseluruhan," sebutnya.

  • Untuk bisa memenuhi target itu tentu saja tugas pertama Jepang adalah lolos dari fase grup lebih dulu. Tidak akan mudah karena di grupnya, Grup C, ada tim-tim tangguh seperti juara bertahan Korea Selatan, China, dan Vietnam.

  • "Kami berada dalam grup berat--grup neraka--seluruh empat tim punya gaya main berbeda jadi ini akan sulit tapi juga memberikan pengalaman bagus buat para pemain saya," tutur Suzuki.

Comments

Popular posts from this blog

Presiden Inter Milan, Massimo Moratti Mengundurkan Diri dari Jabatannya

Terry: Chelsea Main Lebih Menyerang dan Bertahan dengan Solid

Sir Alex Ferguson di Anggap Turut Bertanggung Jawab, Saat Manchester United Berpenampilan Buruk Musim Lalu