Lorik Cana Tertangkap Kamera Berkelahi Dengan Fans Serbia Saat Kericuhan, Sanksi Berat Menantinya
- Hobby Bola 88 - Di tengah kericuhan pada laga Serbia vs Albania, kapten Albania, Lorik Cana, tertangkap kamera berkelahi dengan fans Serbia yang masuk ke lapangan. Cana pun terancam hukuman berat.
- Seperti diberitakan sebelumnya, laga antara Serbia kontra Albania yang berlangsung di Stadion Partizana, Rabu (15/10/2014) dinihari WIB dihentikan karena ricuh. Awalnya laga berjalan lancar, sampai kemudian muncul sebuah drone-cam membawa bendera 'Greater Albania' ke tengah lapangan.
- Salah seorang pemain Serbia, Stefan Mitrovic, pun segera berupaya mengambil bendera tersebut. Pada prosesnya, hal ini memancing tindakan para pemain Albania dan kemudian berujung pada aksi penonton yang menyerbu masuk lapangan. Sempat ditunda 30 menit, wasit pada akhirnya menghentikan pertandingan.
- Para penonton yang masuk ke dalam lapangan kemudian terlibat perkelahian dengan para pemain Albania. Salah seorang penonton terlihat membawa kursi dan mulai memukul salah seorang pemain Albania. Melihat hal ini, Cana tak tinggal diam. Dia kemudian menghampiri si penonton dan langsung memukulnya.
- "Saya melihat suporter Serbia membawa kursi dan menyerang teman-teman saya. Saya harus membela mereka," ujar Cana seperti dilansir Football Italia.
- Akibat tindakannya itu, Cana terancam sanksi berat. Gelandang Lazio tersebut dikabarkan Football Italiaterancam mendapatkan hukuman larangan main (minimal) selama enam bulan. Hukuman itu pun bisa diterapkan di level klub juga.
- Kendati demikian, ayah Cana, Agim Cana, yakin anaknya tidak akan dihukum. Aksi perkelahian itu disebutnya tidak ada hubungan sama sekali dengan kebencian dan sentimen etnis antara Serbia dan Albania. Menurutnya, aksi Cana hanya didasari naluri untuk mempertahankan serangan yang dilakukan terhadap rekan setim.
- "Apakah saya khawatir? Tidak, kami pikir dia tidak akan dihukum," ujar Agim seperti dilansir Football Italia.
- "Saya bangga pada anak saya. Dia menghormati negaranya. Reaksinya bisa dibenarkan. Dia hanya mempertahankan rekan setimnya dari serangan binatang yang masuk ke dalam lapangan."
- Akibat kericuhan itu, UEFA telah menjatuhkan hukuman kepada Serbia dan Albania.
- Serbia sebagai tuan rumah dikenali lima pasal pelanggaran terkait pelemparan kembang api/misil ke tengah lapangan, keributan penonton, suporter masuk ke lapangan, ketidakmampuan panitia pertandingan dalam menggelar laga dengan baik, plus penggunaan laser.
- Sedangkan Albania dikenai dua pasal yakni soal menolak untuk melanjutkan pertandingan dan adanya banner yang memancing kerusuhan dalam hal ini bendera "Greater Albania".
- UEFA sendiri tidak lepas dari kritik. Mereka dipertanyakan lantaran membiarkan Serbia dan Albania berada dalam satu grup Kualifikasi Piala Eropa 2016 yang sama ketika kedua negara tengah berkonflik.

Comments
Post a Comment