Mulai Musim Depan UEFA Mengubah Sistem Penentuan Unggulan Liga Champions
- UEFA - Mulai musim depan, sistem penentuan unggulan di fase grup Liga Champions akan berubah. Para juara liga-liga top akan secara otomatis masuk pot satu.
- Pada musim-musim sebelumnya, penentuan unggulan di fase grup dilakukan berdasarkan koefisien klub masing-masing. Koefisien klub ini akan dipengaruhi oleh prestasi masing-masing tim di Liga Champions dan Liga Europa dalam lima musim sebelumnya, juga oleh koefisien asosiasi tempat klub bernaung.
- Sebagai gambaran, klub-klub yang konsisten melaju ke babak-babak akhir Liga Champions seperti Real Madrid, Barcelona, dan Bayern Munich bisa dipastikan masuk pot 1. Sementara itu, Juventus dan Manchester City masuk pot 2 meski mereka berstatus juara di liga masing-masing.
- Mulai musim depan, klub-klub mana saja yang masuk pot 1 tak akan ditentukan oleh koefisien klub. Yang masuk pot 1 adalah juara bertahan Liga Champions dan juara tujuh liga paling top di Eropa (Spanyol, Inggris, Jerman, Italia, Portugal, Prancis, dan Rusia).
- "Ini akan disahkan nanti oleh komite eksekutif, tapi ini adalah rekomendasi yang jelas dari komite kompetisi klub bahwa sistem penentuan unggulan berubah mulai musim depan," jelas Sekretaris Jenderal UEFA, Gianni Infantino, yang dikutip Sky Sports.
- "Komite klub merasa harus ada penghargaan tambahan yang diberikan kepada pemenang liga masing-masing," terangnya.
- "Mungkin agak sulit untuk memahami, khususnya dalam beberapa tahun terakhir ketika pemenang liga belum tentu klub yang berada di peringkat terbaik (dalam hal koefisien klub). Itu terjadi di Prancis dan Inggris. Orang-orang sulit mengerti bagaimana juara di negara itu berada di pot yang lebih rendah daripada tim yang menempati posisi ketiga di negara tersebut," kata Infantino.
- "Sepakbola adalah soal menang, itu soal kompetisi, itu adalah soal olahraga prestasi. Saya pikir merupakan hal yang wajar kalau tim-tim yang memenangi kompetisi diberi perlakuan spesial seperti ini," ujarnya.

Comments
Post a Comment