Terkait Dengan Wabah Ebola, Juergen Klopp Mempertanyakan Keseriusan Konfederasi Sepakbola Afrika Dalam Menanganinya
- Dortmund - Pelatih Borussia Dortmund Juergen Klopp mempertanyakan keseriusan Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF) dalam menanggapi wabah Ebola, yang menyelimuti gelaran Piala Afrika.
- Wabah Ebola tengah menyebar di Afrika. Sejak muncul di Afrika Barat, virus Ebola sudah merenggut lebih dari empat ribu jiwa. Liberia, Guinea, Sierra Leone, dan Nigeria menjadi sejumlah negara dengan kasus Ebola terbanyak.
- Maroko, meski jadi salah satu negara yang masih bersih dari wabah tersebut, sempat mengajukan usulan untuk menunda gelaran Piala Afrika yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Januari-8 Februari 2015. Maroko khawatir Ebola yang bisa menyebar cepat membahayakan kelangsungan turnamen, utamanya keselamatan para penonton.
- Tapi pada prosesnya CAF menolak usulan tersebut. Maroko lantas merespon keputusan ini dengan mengundurkan diri sebagai tuan rumah. Belum ada putusan lanjutan terkait pengunduran diri Maroko, sementara Afrika Selatan disebut-sebut jadi calon kuat pengganti.
- Berkaitan dengan Piala Afrika, Klopp mempertanyakan sikap CAF mengingat wabah Ebola bukan masalah main-main. Pelatih 47 tahun itu menyoroti proses kualifikasi yang tetap berlangsung meski sejumlah negara peserta tengah berjuang mengatasi virus tersebut.
- "Saya tidak begitu mengerti bagaimana FIFA atau siapapun yang bertanggung jawab atas turnamen ini bisa berasumsi bahwa semua hal di perbatasan Afrika cukup aman. Bahwa tidak satupun orang terinfeski Ebola bisa menyeberang ke negara lainnya," kata Klopp dikutip soccerway.
- "Bahkan di sini (Eropa), kami tidak mampu melakukannya. Jika ada satu negara di Afrika yang merasa tidak bisa menggelar turnamen dengan aman, maka itu harus jadi prioritas, bukan Piala Afrika-nya," lanjutnya.
- "Anda harus memikirkan hal ini dengan serius dan tidak bisa menutup mata. Akan ada banyak orang dari seluruh Afrika di Maroko untuk menonton pertandingan dan hanya sedikit dari mereka yang akan menjalani pemeriksaan medis terbaik," papar Klopp.
- Klopp pun turut mengkhawatirkan kondisi pemainnya yang turun di Kualifikasi Piala Afrika, salah satunya adalah penyerang timnas Gabon Pierre-Emerick Aubameyang. Dia menilai, para pemain juga seringkali kurang memahami ancaman situasinya.
- "Saya tidak tahu apakah para pemain memikirkannya, tapi saya sangat memikirkannya. Saya banyak mengobrol dengan Auba (Aubameyang) soal ini, mencoba memancing kepekaannya akan masalah ketika dia pergi bersama tim nasionalnya," sambung Klopp.
- "Anak-anak muda itu masih hijau, mereka tidak terlalu memikirkan hal-hal semacam ini," demikian dia.

Comments
Post a Comment